Olehnya itu pinta Ibrahim, generasi muda harus memenangkan yang haq dan mengalahkan yang hoax. Siapa saja yang menyebar berita hoax, maka akan melawan pemuda.
GP Ansor Buol juga tambah Ibrahim, mengajak kepada seluruh element masyarakat untuk mendukung terlaksananya pesta demokrasi 17 April 2019 agar berlangsung aman, damai, jujur dan penuh kesejukan. Jadikan Pemilu 2019 ini menjadi ajang demokrasi yang penuh kegembiraan. Demokrasi bukan perang, demokrasi bukan permusuhan, tapi ajang mengacu gagasan, ajang mengacu ide, ajang mengacu rekam jejak dan ajang mengacu prestasi.
” Mari kita jadikan perhelatan Pemilu 2019 sebagai kegembiraan politik dan ajang demokrasi adu gagasan dan bukan jadi arena peperangan dan permusuhan sehingga terpilih pemimpin yang betul-betul menjadi kehendak dan keinginan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (AM)






