Semula orang tua korban menduga bahwa anaknya yang menghilang tersebut telah meninggal dunia. Karena sejak 2003, berbagai upaya pencarian telah dilakukan, namun tidak membuahkan hasil.
“Dua tahun lamanya orang tua mencari anaknya, sampai putus asa dan menghentikan pencarian karena dianggap sudah hilang atau meninggal dunia,” sebutnya.
Saat ditemukan korban terlihat sangat trauma dan ketakutan melihat banyaknya warga yang berkumpul melakukan evakuasi. Bahkan, korban sulit diajak bicara sehingga belum banyak informasi yang bisa dihimpun penyidik berkaitan modus penculikan itu.
Sementara, pelaku yang bernama Jago, saat ini sudah ditahan di sel Polsek Dakopamean untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian setempat saat ini masih mendalami motif dibalik penculikan dan akan memastikan apakah korban mengalami kekerasan seksual selama dalam penyekapan.
8Aparat kepolisian juga sudah memastikan bahwa korban benar-benar anak dari kedua orang tua yang kehilangan anaknya sejak tahun 2003 silam itu.
”Korban sedang dalam perawatan dari tim kesehatan dan tersangka sudah diamankan di Polsek Dakopamean untuk di limpahkan penanganan oleh Satreskrim Polres tolitoli,” terang Kapolres. [***]
(Sum ; JS)






