Ketum KNPI Undang Fuad Plered ke Palu untuk Menyaksikan Langsung Peran Alkhairaat di Timur Indonesia

oleh -
oleh
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemudia Indonesia ( DPP KNPI), Muhammad Ryano Panjaitan. Foto: Ist

Namun ia berharap agar kejadian tersebut tidak lagi terjadi keepannya dan menjadi pelajaran bagi Gus Fuad agar lebih berhati-hati dalam mengomentari tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa ini.

“Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi Gus Fuad. Saya tahu bahwa ia terafiliasi dengan kelompok yang anti para habib. Ya, itu pilihannya. Tetapi, sebaiknya berhati-hati dengan apa yang ia ucapkan,” ujarnya.

Ryano menduga, komentar Gus Fuad yang menuai kecaman hingga berujung tuntutan hukum dari tokoh dan masyarakat pada umumnya disebabkan ketidaktahuan yang bersangkutan tentang peran besar Guru Tua terhadap pembangunan manusia di Indonesia bagian Timur lewat penanaman nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“Bisa jadi statement miring Gus Fuad mengenai Habib Idrus karena ia belum pernah melihat langsung seperti apa peran Alkhairaat. Kalau benar, di sini saya secara pribadi memberikan undangan kepada Gus Fuad untuk datang ke Palu. Semua keperluan akomodasi dan transportasi kelas satu saya tanggung,”  ajaknya.

“Perjalanan kita mulai dari Palu lalu ke pelosok-pelosok hingga Papua. Lihat ribuan madrasah yang dirintis oleh Habib Idrus. Lihat saja dulu. Setelah itu, silakan nilai secara obyektif apakah Habib Idrus layak diberi gelar pahlawan nasional. Urusan pembuktian administratifnya, biarkan tim yang terdiri dari para ahli yang dibentuk oleh Kemensos yang menilai,” pungkasnya.