“Yang rusak banyak di bagian bagian gunung, kemungkinan kualitas kerjanya kurang baik sehingga gampang rusak. Seperti halnya jalan berlubang yang sudah ditambal, sekarang itu sebagian amblas dan retak retak,” tuturnya.
Hingga berita ini ditayangkan belum ada pernyataan dari pihak Satker PJN Wilayah I, BPJN Sulteng terkait tanggapan warga yang menilai kualitas pekerjaan jalan itu kurang maksimal.***
Penulis : ZF






