Direktur RSUD Ampana,dr. Niko yang dikonfirmasi posrakyat. Com, Selasa (5/11) menepis tudingan bahan B3 dari RSUD Ampana.
“Sampah beracun itu bukan berasal dari RSUD Ampana,itu sudah di periksa dan bukan punya kami,kalau punya kami sudah sesuai Akreditasi,”jelasnya.
Menurut Niko, pihak RSUD Ampana sudah bekerja sama dengan pihak ke 3 untuk penanganan limbah medis/sampah.
“Sudah sekitar 2 ton limbah medis telah diangkut.
Adapun pengelolaanya langsung di bawa ke Kota Kerawang,”ucapnya.

Penulis : Jef
Editor : Marthen






