Limbah Medis Berserakan di TPA Ampana

oleh -28 views
Salah seorang warga di Ampana, Kabupaten Tojo Una-una memperlihatkan limbah medis yang dibuang di area TPA. (Foto : Jef)

Niko : “Itu bukan milik RSUD Ampana”


Touna, Posrakyat.com– Pemandangan tidak sedap sekaligus berbahaya terlihat jelas dilingkungan area tempat pembuangan akhir (TPA) di Ampana Kabupaten Tojo Una una (Touna).

Limbah medis alat-alat kesehatan yang tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3) itu diduga keras berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ampana.

Penelusuran, posrakyat.com, limbah beracun tersebut seperti jarum suntik bekas, ampul bekas, botol/plastik infus itu sudah sering terjadi sejak bulan kemarin.

Pengakuan warga sekitar, pembuangan limbah berbahaya di TPA itu sudah berlangsung sejak lama.

“Kami sering mendapati jarum suntik bekas, ampul bekas, botol plastik infus dan sejenisnya di tempat sampah sini.Kejadian ini terbilang cukup lama,” kata salah satu warga yang berdomisili tidak jauh dari TPA tersebut.

Warga yang tidak mau disebutkan namanya itu menduga keras bahan limbah medis yang berserahkan di TPA berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Ampana, Kabupaten Tojo Una una, Sulawesi Tengah.

Direktur RSUD Ampana,dr. Niko yang dikonfirmasi posrakyat. Com, Selasa (5/11) menepis tudingan bahan B3 dari RSUD Ampana.

“Sampah beracun itu bukan berasal dari RSUD Ampana,itu sudah di periksa dan bukan punya kami,kalau punya kami sudah sesuai Akreditasi,”jelasnya.

Menurut Niko, pihak RSUD Ampana sudah bekerja sama dengan pihak ke 3 untuk penanganan limbah medis/sampah.

“Sudah sekitar 2 ton limbah medis telah diangkut.
Adapun pengelolaanya langsung di bawa ke Kota Kerawang,”ucapnya.

Limbah medis yang dibuang di area tempat pembuangan akhir (TPA) di Ampana Kabupaten Tojo Una una (Touna).  (Foto : Jef)

Penulis : Jef

Editor : Marthen

loading...