Berikut nama tenar Abdullah Rasyid, tokoh peletak batu pertama kabupaten. Tujuh tahun memimpin kabupaten paling utara Sulawesi Barat menjadi bekal utama baginya.
Memiliki banyak loyalis dan simpatisan fanatik menjadi daya tarik bagi mantan Bupati Pasangkayu ini kembali menjadi orang nomor satu di daerah ini.
Bila jadi masuk, ini merupakan kali keempat ia bertarung pada pilkada Pasangkayu. Pada 2005 ia berpasangan Agus Ambo Jiwa berhasil menang. Tapi di dua periode berikutnya ia kalah.
Selain bupati, tidak absah kiranya jika tidak mengurai sederet nama yang kuat bakal mengisi kandidat wakil bupati meski secara singkat. Sebab porsi wakil juga sangat mempengaruhi kontestasi.
Sebut saja Lukman Said yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena ketua DPRD Pasangkayu ini juga memiliki nama besar di kancah perpolitikan, baik skala daerah maupun nasional dengan Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) yang dinaungi. Ia juga disebut berpeluang untuk maju menjadi calon bupati.
Kemudian wakil ketua DPRD Pasangkayu dan juga ketua Demokrat Pasangkayu Musawir Aziz Isham, politisi senior yang ikut serta dalam rencana pembentukan kabupaten juga menjadi primadona untuk digandeng para kandidat bupati.
Muhammad Yusri Nur anggota DPRD provinsi Sulawesi Barat terpilih juga masuk radar bursa wakil bupati. Mantan ketua KPUD Pasangkayu dan kini menjabat ketua PERINDO Pasangkayu tersebut juga punya kans cukup besar.
Mewakili gender perempuan, istri bupati Pasangkayu Agus Ambo Jiwa, Herni Agus ini juga layak digandeng. Sebab, sedikit banyaknya ia sudah banyak makan asam garam selama mendampingi suaminya selaku bupati dua periode.
Terbukti ia mampu meraih suara signifikan saat dirinya mancalonkan anggota DPR RI. Meski tidak terpilih karena kalah bersaing dengan calon lain, ia dirasa masih bisa ikut pilkada Pasangkayu ke depan.
Dari kalangan birokrat, disinyalir kepala dinas PUPR Pasangkayu Budiyansa mendapat lampu hijau. Oleh beberapa kalangan, sosok birokrat ulung ini kerap diseret ke pusaran politik dikatkan dengan Yaumil.
Mantan kadis Kelautan Dan Perikanan Pasangkayu dan mantan sekretaris daerah Pasangkayu HM. Natsir juga menjadi perbincangan publik untuk mendampingi kandidat bupati Pasangkayu periode 2020-2025.
Namun pun demikian, tidak tertutup kemungkinan ada nama-nama lain yang berpeluang muncul sebelum pendftaran di KPUD dibuka.






