Sedang Herman Yunus mengatakan, itu perlu disampaikan jika benar. Karena bisa mengingatkan warga menghindari penyebaran corona.
“Meski sudah ada positif, tapi perlu kehati-hatiaan dalam menyampaikan informasi. Sebab, jika data tidak sesuai, pemda harus klarifikasi,” kata anggota DPRD Pasangkayu itu.
Namun Nasruddin menyebut, apa yang disampaikan bupati terkait pasien positif itu bisa difahami.
Mestinya, tambah anggota komisi III DPRD Pasangkayu itu, tim gugus harus merespon cepat pernyataan bupati untuk diklarifikasi agar tidak membias.
Kabag Humas Dan Komunikasi Pimpinan Setda Pasangkayu, Tanwir Miliansyah saat dikonfirmasi secara terpisah, menjelaskan, bahwa yang dimaksud bupati itu, semua berdasarkan rapid tes.
“Hanya satu orang positif corona berdasarkan uji swab, sedang lainnya itu positif sesuai rapid tes. Itu belum ditahu, sementara menunggu hasil tes swab,” jelas Tanwir.
Arham Bustaman






