REHAN : Pemilu Bukan Soal Menang – Kalah, Tapi Ciptakan Demokrasi Berkualitas

oleh -
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Touna, Rendy M. Affandy Lamadjido - Hasan Lasiata. [Foto : Ist]

Touna, Posrakyat.com – Setelah resmi mendaftarkan diri sabagai bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) Rendy M. Affandy Lamadjido – Hasan Lasiata (REHAN) menggelar konferensi pers bertempat di ruang humas KPU Touna pada Jumat,(04/09/2020).

Dalam gelar konferensi pers Rendy mengatakan setiap kegiatan pasangan REHAN baik mulai dari Pendaftaran sampai masa kampanye apa yang di lakukan itu telah difikirkan sejak jauh hari, olehnya Rendy meminta kepada semua pihak terutama pada penyelegara yaitu KPU, Panwas untuk bersama-sama dapat memperhatikan etika dan peraturan.

Agar mensukseskan demokrasi yang berkualitas, “Menang-Kalah bukan Menjadi soal, tetapi demokrasi yang harus di jaga”, ucap Rendy.

Kata Rendy permulaan saja kegiatan Penetapan Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sudah Sperti menimbulkan kekisruhan Sperti waktu pendaftaran tidak diperhatikan oleh pihak KPU, dan ini bisah saja akan menimbulkan gesekan masa dari kedua kandidat, jika saja ada masa memancing keributan dalam tabrakan itu tentunya kita semua akan rugi, dan siapa yang akan bertanggung jawab, dan ini membuktikan bahwa belum dilakukan citra baik dalam Demokrasi.

“Saya tidak ingin mengatakan siapa yang salah, hanya saja bagaimana kita harus mematuhi etika-etika peraturan yang ada”. Tutur Rendy.

Rendy meminta kepada semua pihak terkait untuk bisa memperjuangkan reformasi politik, karena demokrasi ini di atas segala galanya, faktor menang-kalah itu urusan belakang demokrasi utama kita tegakkan.

Dalam kesempatan itu juga Hasan Lasiata menambahkan, bahwa pendaftaran pasangan REHAN sudah sejak awal manginformasikan, baik melalui lisan maupun tulisan, dan pendaftaran itu dijadwalkan Jumat Pukul 14: 00, untuk itu mestinya pihak KPU harus Melihat kondisi keadaan karena setiap bakal calon yang datang itu membawa massa.

“Mestinya KPU melihat massa yang dibawa, agar tidak terjadi gesekan massa”, pungkasnya. [Jefry]

loading...