Poin tersebut antara lain: mendukung target pencapaian 20 juta wisman 2019, Memperkuat konektivitas pariwisata di Sulawesi dengan Pengembangan sistem transportasi darat melalui percepatan pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi, serta pembangunan pelabuhan, sarana dan sistem transportasi yang menghubungkan titik-titik destinasi pariwisata di Sulawesi
Selain itu, poin tadi meliputi juga mendorong terbentuk kerjasama sub-regional sebagai pusat pertumbuhan pariwisata di Sulawesi, mencakup cluster Teluk Tomini di sisi utara dan cluster Teluk Bone di sisi selatan, serta mempercepat realisasi gagasan Sulawesi Cruise Line.
Gagasan lainnya yaitu soal memperkuat tata kelola pembangunan pariwisata regional Sulawesi melalui sinergitas visi dan program Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta mendorong lahirnya identitas pariwisata Sulawesi sebagai Regional Tourism Branding.
Sementara itu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata (PDIP) Kemenpar, Dadang Rizki Ratman pun menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Rakor Pariwisata Regional Sulawesi yang baru pertama kali diselenggarakan.
“Penyelenggaraan Rakor ini sebagai bentuk konkrit dari upaya membangun sinergitas dalam Indonesia Incorporated yaitu pengintegrasian pembangunan pariwisata dalam region Sulawesi,” kata Dadang. (detikT)






