Tiga Anggota DPRD Sulbar Kompak Akan Bantu IPMA Pasangkayu

oleh -
Silaturrahim Antara Anggota DPRD Sulawesi Barat Dapil Pasangkayu Bersama Ikatan Pelajar Mahasiswa (IPMA) Pasangkayu

Diapun sempat menyinggung bupati Pasangkayu dengan satire, “Andai saya jadi bupati (Pasangkayu), dengan uang Rp30 miliar, niscaya saya akan beli tanah 5 ha untuk pembangunan kampus dan menggandeng universitas ternama,” katanya dengan nada menyindir.

Menurutnya, karena tidak adanya kampus, maka anak-anak daerah yang mau lanjut studi, terpaksa keluar. Padahal, banyak pertimbangan termasuk biaya dan jarak yang amat jauh.

Ia menambahkan, Pasangkayu punya prospek, makanya mahasiswa sebagai generasi harus memiliki daya saing dengan sumber daya manusia yang perlu diperbaiki melalui pendidikan.

Di ujung pembicaraan, ia juga memuji Agus Ambo Djiwa sebagai pemimpin yang berhasil. Tidak saja pada pembangunan fisik, namun juga lainnya, termasuk pendidikan.

Pasalnya, ia juga bagian tak terpisahkan dari perjuangan pembentukan kabupaten Pasangkayu, menilai sahabatnya itu sebagai orang yang sukses merubah satu desa menjadi satu kabupaten.

Abidin, dalam diskusi malam itu, juga bersedia membantu mahasiswa agar persoalan kebutuhan asrama mahsiswa segera terwujud.

Muhammad Yusri Nur, pun sama dengan menyampaikam hal serupa. Namun, ia menambahkan, mestinya pelajar dan mahasiswa tidak lagi dibebankan biaya asrama.

Makanya, dia mendesak pemda Pasangkayu agar memberikan perhatian serius soal asrama pelajar mahasiswa yang ada si Mamuju. Karena, kata dia, ini tanggungjawab pemda lebih lagi soal pendidikan.

Arham Bustaman