Kemudian terjadilah kericuhan
dan karena situasi sidang sudah tidak kondusif maka pimpinan sidang mengskorsing sidang sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.
“Jadi apa yang ditudingkan oleh saudara Edi Suhasmoro yang juga sebagai PAW DPRD Tolitoli atas saudara Asmaul adalah tudingan yang tidak berdasar,” ucapnya.
Jika diperhatikan rangkaian muscab
dari kunjungan Ibu ketua DPW PPP Sulawesi Tengah ke Kediaman mantan ketua DPW PPP Provinsi Sulawesi Tengah, Kemudian sambutan ketua DPW dalam pembukaan muscab,
kemudian kehadiran ketua DPW dalam Muscab adalah keliru jika deadlock muscab Tolitoli adalah by desain.
Terkait kepulangan ketua DPW dan anggota lainnya semuanya karena
alasan keamanan dimana menurut kami DPC sebagai pelaksanan gagal mengkondusifkan Muscab.
“Sama sekali tidak ada settingan, Itu Fitnah,” jelasnya.
Yang benar lanjutnya, DPW tidak mau
mencampuri terlalu jauh apa yang menjadi polemik di internal DPC PPP Kabupaten Toli-toli. Olehnya kata dia, berharap anasir yang menyebut bahwa deadlock muscab DPC PPP Toli-toli
adalah settingan segera dihentikan apalagi anasir ini dikembangkan oleh salah satu Anggota DPRD Kabupaten yang seharusnya bertugas menjaga kondusifitas partai.
“Selama ini hubungan DPW dan DPC Tolitoli berjalan dengan baik maka tidak boleh ada narasi yang mempertentangkan keduanya,” tutup Sekwil.***
Penulis: Mading






