Usulan Pelabuhan Baru, Warga Pangiang Menolak, Komisi III DPRD Sulbar Akan Coret

oleh -
Suasana Kunker Komisi III DPRD Sulbar Di Pelabuhan Tanasa

Kata Fahri, itu pemborosan anggaran negara, sebab, yang ada saja belum dimanfaatkan dengan baik, bagaimana kalau ditambah lagi yang baru.

Sama dengan warga, kepala desa Pangiang, Rizal Hatta juga tidak sepakat soal wacana pembangunan pelabuhan baru.

Ia justru mendesak semua pihak agar segera memperbaiki pelabuhan Tanasa, agar warganya di sekitar situ bisa mengait mendapat pekerjaan.

Itu disampaikan saat kunker Komisi III DPRD Sulbar di pelabun Tanasa, Senin, 9 Maret 2020. Semestinya pelabuhan Tanasa saja yang perlu diperhatikan. Karena, ini juga bisa meningkatkan perekonomian daerah jika sudah dibenahi.

Menurut kepala UPP Belang-belang, Kristina Anthon, pihaknya tidak berhak menanggapi soal usulan pembangunan pabuhan baru. Ia hanya fokus pada pemanfaatan pelabuhan Pasangkayu agar maksimal.

“Ada big issue (isu besar) untuk menyangga calon ibukota negara. Kalau dibilang pelabuhan ini belum maksimal. Dermaga 1000 DWT saja menganggur, apalagi 5000, 10000. Itupun masih CPO, belum ada komoditi masyarakat umum untuk diangkut keluar,” tutur Kristina.

Arham Bustaman