Palu, Posrakyat.com – Forum warga korban Likuifaksi Balaroa dan Petobo menolak areal bekas bencana likuifaksi dijadikan lintasan lomba adventure Off Road yang digelar Indonesian Off-Road Federation (IOF) bersama Direktorat Lalulintas Polda Sulteng, pada 1-3 Maret 2019. Lomba ini digelar dalam rangka menyambut Millenial Road Safety Festival yang serentak dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2019.
Menurut warga, penolakan tersebut dilakukan karena bekas likuifaksi Balaroa dan Petobo masih menyisakan kesedihan dan rasa kehilangan mendalam bagi keluarga khususnya dan masyarakat kota Palu umumnya.
Penolakan warga tersebut disampaikan dalam surat terbuka yang ditandatangani Ketua dan Sekretaris Forum Korban Likuifaksi Petobo Yahdi Basma dan Moh. Rino, serta Ketua dan Sekretaris Forum Korban Likuifaksi Balaroa Abd Rahman Kasim dan Agus Manggona, Sabtu (2/3/2019).
Berikut Surat Terbuka Forum warga korban Likuifaksi Petobo dan Balaroa Kota Palu;
PERNYATAAN SIKAP BERSAMA FORUM WARGA KORBAN LIKUEFAKSI PETOBO DAN BALAROA
Atas Siaran Pers Bidhumas POLDA Sulteng tgl.01 Maret 2019 tentang Pelaksanaan Lomba Adventure yg melewati area Likuefaksi Balaroa dan Petobo sebagai jalur Rute Lomba dimaksud, kami Forum Korban Likuefaksi Balaroa, Forum Korban Likuefaksi Petobo, bersama Komunitas MTMA (My Trip My Adventure) menyatakan sikap :
1. Meminta Pihak POLDA segera batalkan RUTE LOMBA yg lewati area Likuefaksi 47,5 Ha Perumnas Balaroa & 184,5 Ha area Likuefaksi Petobo;
2. Mendesak Pihak Polda Sulteng untuk meminta maaf secara terbuka, karena kami meyakini, sikap POLDA yg menjadikan area Likuefaksi sebagai Rute Lomba, adalah sikap yg antipatik dan tidak memahami perasaan KORBAN. Di 2 (dua) area Likuefaksi tsb, adalah area dimana sanak-saudara kami terkubur dan atau pernah terkubur, yg rasa duka nya 5 (lima) bulan ini belumlah selesai. Kami sangat menyauangkan sikap Panitia Lomba POLDA ini.
3. Kami siap bertanggungjawab atas sikap resisten warga KORBAN, yg jika jalur dimaksud tetap dijalani, maka warga korban akan mengambil langkah sendiri dengan cara2 kekerasan, karena kami menganggap, Pernyataan Terbuka ini sudah sebagai SIKAP TERBUKA WARGA yg akan kami pertggjawabkan secara hukum.
Demikian untuk dimaklumi.
Palu, 01 Maret 2019
FORUM WARGA KORBAN GEMPA & LIKUEFAKSI PETOBO
YAHDI BASMA / MOH. RINO
Ketua / Sekretaris






