Semen Tonasa Tetapkan Batas Atas Harga Eceran di Palu

oleh -
oleh
Semen Tonasa. Ist

Makassar, Posrakyat.com – Untuk meminimalisir permainan harga di tengah fase pemulihan pascabencana di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), PT Semen Tonasa menetapkan batas atas harga jual semen perseroan di kota tersebut.

Kepala Biro Humas Semen Tonasa Andi Said Chalik, mengemukakan besaran harga batas atas tersebut dilakukan sebagai respon perseroan dari permintaan otoritas setempat untuk mengoptimalkan langkah pengawasan fase pemulihan.

Dia mengakui, harga batas atas tersebut lebih tinggi bandingkan dengan harga jual sebelum bencana. Adapun harga jual batas atas yang ditetapkan adalah Rp65.000 per sak, sedangkan sebelum bencana dibanderol Rp60.000 per sak.

“Dan sebenarnya, harga batas atas itu lebih rendah dari sisi kalkulasi bisnis. Ada pembengkakan untuk biaya distribusi, karena fasilitas UPS kami di Palu belum bisa beroperasi setelah terdampak bencana,” katanya yang dilansir Bisnis, Minggu (18/11/2018) petang.

Harga batas atas itu berlaku untuk pembelian di tingkat konsumen, yang kemudian dimaksudkan bisa mendukung fase pemulihan yang membutuhkan kuantitas semen relatif besar.

Said Chalik menjelaskan, penaikan harga jual melalui skema penetapan batas atas itu dilandasi pula oleh pola pengiriman semen dari sejumlah fasilitas perseroan di luar Palu.

Langkah tersebut memicu pembengkakan biaya distribusi, karena semen didatangkan melalui moda darat dari Unit Pengantingan Semen (UPS) Mamju, Sulbar, serta pengiriman langsung dari pabrik perseroan di Pangkep, Sulsel.

Selain itu, pengiriman juga dilakukan dari UPS Makassar dan UPS Biringkassi dengan menggunakan kapal kontainer untuk selanjutnya dibongkar di Pelabuhan Pantoloan Palu.

“Saat ini saja melalui Kapal STB 16 ada sebanyak 1.500 ton [semen] dalam tahap bongkar di Pantoloan. Beberapa opsi pengiriman kami lakukan agar pasokan ke Palu bisa kembali maksimal, sembari menunggu perbaikan UPS Palu,” kata Said Chalik.