Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari Polsek Palu Selatan dan kini tengah melakukan penyelidikan mendalam.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi. Polresta Palu bersama tim Inafis akan bekerja profesional dan transparan untuk memastikan penyebab kematian korban,” tegas Kombes Deny.
Hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan adanya luka di bagian wajah korban yang mengindikasikan dugaan kekerasan. Namun, penyebab pasti kematian baru akan diketahui setelah hasil pemeriksaan medis keluar.
Kombes Deny menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Tengah menyusul laporan resmi yang dibuat keluarga korban.
“Kami berkomitmen mengungkap kasus ini secepat mungkin demi keadilan bagi keluarga korban dan menjaga ketenangan masyarakat,” ujarnya.
Menurut keterangan pemilik kios di depan rumah korban, sekitar pukul 14.00 WITA di hari yang sama, korban sempat datang membeli rokok. Dugaan sementara, korban meninggal pada sore hari.
Selain itu, saksi K.S. juga menyebutkan bahwa pada Kamis malam (16/10/2025) sekitar pukul 22.00 WITA, ia sempat mendengar suara perempuan meminta tolong dari arah rumah korban.
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil visum dari RS Bhayangkara dan terus melakukan penyelidikan terkait dugaan kekerasan yang menyebabkan kematian.






