Diveto AS, PBB akan Sidang Darurat

oleh -
oleh
Istimewa

“Di PBB, kami selalu diminta untuk berbuat lebih banyak dan memberi banyak. Jadi ketika kami membuat keputusan atas kehendak masyarakat Amerika, kami tidak mengharapkan orang-orang membantu kami. Akan ada suara yang mengkritik kami dan akan kami catat,” kata Haley.

Di bawah Resolusi tahun 1950, sebuah sesi khusus darurat dapat diminta dilakukan agar Majelis Umum PBB mempertimbangkan masalah dengan maksud untuk memberikan rekomendasi kepada anggota untuk melakukan tindakan bersama. Opsi ini bisa dipilih jika Dewan Keamanan PBB dianggap gagal untuk bertindak.

Sejauh ini, hanya 10 sesi sejenis yang pernah diadakan. Terakhir kali Majelis Umum bertemu pada sesi darurat pada tahun 2008 tentang Yerusalem Timur yang diduduki. Sesi khusus darurat ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 21 Desember 2017.
(VIVA.co.id)