Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Sulteng

oleh -
oleh
Ketua Bawaslu Sulteng, Jamrin saat menemui para pendemo dari LS - ADI Kota Palu. Foto: Ist

PosRakyat – Ketua Bawaslu Sulteng, Jamrin, SH., MH membenarkan adanya dugaan korupsi yang di tujukan kepada Bawaslu terkait dana hibah sebesar Rp56 miliar tersebut.

“Benar bahwa kami dari Bawaslu telah menerima dana hibah sebesar 56 miliar rupiah tetapi yang dikelola oleh Bawaslu Provinsi hanya sebesar 5 miliar rupiah dan sisanya itu berada di kabupaten kota yang ada di Sulawesi Tengah,” kata Jamrin di hadapan para demonstran LS – ADI Kota Palu, Jumat.

Baca Juga: Chery Luncurkan Mobil Off-Road SUV Terbaru, Minta Publik Bantu Beri Nama Sebelum Peluncuran Resmi!

Baca Juga: DPR Apresiasi Metode Sidang Isbat Kementerian Agama

Baca Juga: Muhammad Ridha Saleh Gelar Program Pasar Murah untuk Masyarakat Terdampak Kenaikan Harga Sembako di Palu

Menurutnya, dari total 56 miliar tersebut, 9 miliar sudah dikembalikan ke pemerintah provinsi kemudian 5 miliar untuk dikelola di Bawaslu Provinsi kemudian terbagi lagi untuk Bawaslu kabupaten kota.

“Jadi, 56 miliar itu tidak seperti itu semua yang diduga karena ini masih dalam tahap penyidikan kemudian juga masih berstatus sebagai dugaan,” ujarnya.

Selain itu lanjut dia, Bawaslu Sulteng terbuka kepada aparat penegak hukum untuk melakukan pengungkapan kasus tersebut. Dan jika ada informasi yang ingin ditanyakan atau ada data yang diperlukan, Bawaslu akan membantu serta kooperatif dengan pihak penyidik.