“Pengadaan paket tersebut saat ini belum dimulai,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (7/7/2025).
Mengenai dugaan telah adanya penunjukan melalui e-katalog, ia hanya menyatakan bahwa “proses katalog bisa dicek, belum ada mulai.”
Pernyataan tersebut dibantah secara tidak langsung oleh Adnan (56), kontraktor lokal di Bungku, yang mengaku telah dihubungi untuk menyiapkan material proyek.
“Bos dari Palu sudah kasih kode, disuruh siapin material dan pekerja. Insya Allah mulai kerja bulan depan,” ujarnya.
Ketika kembali dikonfirmasi mengenai daftar proyek yang masuk, Faidul menegaskan, “Tidak ada, Pak. Bukan, Pak.”
Sebagai informasi, e-katalog adalah sistem pengadaan barang/jasa pemerintah berbasis digital yang dikelola Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Sistem ini dirancang untuk mempermudah dan meningkatkan transparansi, bukan sebagai celah untuk permainan proyek.
(Tim Sp2)






