Hampir Sebulan Berlalu, Misteri Kematian Afif Siraja Belum Terungkap; Keluarga Desak Polda Sulteng Intensifkan Penyelidikan

oleh -
oleh
Kuasa hukum keluarga korban, Natsir Said, SH, MH. Foto: Ist

“Kalau dibuka paksa, datanya bisa hilang. Sementara kami membutuhkan data itu sebagai petunjuk penting,” jelasnya.

Djoko menambahkan, penyidik berupaya mencari cara agar data di dalam ponsel tetap utuh. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga dan rekan korban, untuk melapor jika memiliki informasi yang relevan.

“Jika ada informasi yang bisa membantu penyelidikan, silakan sampaikan langsung ke penyidik Polda. Kami juga ingin kasus ini segera terungkap,” tegasnya.

Hingga kini, kepolisian telah memeriksa 20 orang saksi, baik dari keluarga maupun teman dekat korban.

“Dalam penanganan perkara ini tidak ada yang ditutup-tutupi. Semua dilakukan transparan agar kasus ini cepat terungkap,” tambah Djoko.

Terkait hasil autopsi, ia menjelaskan bahwa pemeriksaan organ tubuh korban masih dilakukan di Laboratorium Forensik Makassar, karena fasilitas autopsi lengkap belum tersedia di Polda Sulteng.

“Hasilnya diperkirakan keluar dua hingga tiga minggu setelah pengambilan organ tubuh korban. Kita tunggu bersama hasilnya,” ujarnya.

Sementara itu, dukungan terhadap keluarga korban datang dari berbagai kalangan. Ketua Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulteng, Andi Mulhanan Tombolotutu, SH, menyerukan agar kepolisian bekerja profesional dan transparan.

“Kami berharap Polda Sulteng mengungkap tuntas misteri kematian Afif Siraja dan menangkap pihak yang bertanggung jawab atas dugaan kekerasan tersebut,” katanya dalam pernyataan tertulis, Rabu (22/10/2025).

Kasus kematian Afif Siraja kini menjadi perhatian luas masyarakat Sulawesi Tengah. Publik menantikan hasil autopsi dan penyelidikan lanjutan yang diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematiannya.

Keluarga menyatakan tetap optimistis bahwa aparat kepolisian akan bekerja profesional untuk mengungkap kebenaran, sehingga keadilan bagi almarhum Afif Siraja dapat terwujud.