“Mahasiswa harus mencapai 120 SKS, serta melampirkan beberapa syarat seperti piagam PBAK/ormik, ospek, dan seterusnya, untuk dapat mengikuti KKN,” tambahnya.
IAIN Palu akan melangsungkan KKN dua kali dalam setahun mulai tahun akademik 2018/2019. Karena itu, Asy`ari menyebutkan target peserta KKN tahun 2019 sekitar 300 mahasiswa.
Berkaitan dengan itu Wakil Rektor Bidang Akademik IAIN Palu, Dr Abidin Djafar membenarkan KKN akan dilangsungkan di kampus, lokasi pengungsian/hunian sementara dan Kelurahan Duyu.
“Kampus kita mengalami/terdampak bencana tsunami, kemudian masyarakat kita masih banyak di huntara, maka kita peduli dengan kondisi itu,” sebutnya.
Namun demikian, urai dia penekanan poin pada pelaksanaan KKN yakni 70 persen dititik beratkan pada kegiatan keagamaan dan 30 persen pada kegiatan fisik.
Lebih lanjut, dia mengutarakan bahwa pelaksanaan KKN ?dua kali dalam setahun telah ditetapkan lewat rapat senat dan termuat dalam kalender akademik IAIN Palu, serta diikutkan dengan kebijakan rektor.
Sumber; Antara






