Jaksa Bidik Anggaran Uji Kompetensi di Dinkes Tolitoli

oleh -
oleh

“Tidak ada masalah, pelaksanaannya sudah sesuai, tidak ada masalah lagi” ujarnya.

Selain itu, dia juga mengakui kalau saat ini pihaknya sudah di undang penyidik Kejaksaan untuk dimintai keterangan.

“Iya pak, saya lagi dimintai keterangan, ini ada di depan jaksa,” jawabnya melalui telpon Rabu (2/10).

Menilai terjadi ketidak wajaran, LSM Bumi Bhakti minta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan guna memastikan terjadi penyimpangan pada pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Besar kecilnya dugaan penyimpangan anggaran harus diusut, agar tidak menjadi budaya korupsi, untuk itu kami minta Kejaksaan serius mengusut kasus tersebut,” harap Direktur LSM Bumi Bhakti, Ahmad Pombang.

Ia menilai, pelaksanaan Ukom itu diduga kuat telah terjadi penggelembungan anggaran. Sebab menurutnya anggaran 396 juta sangat besar dan melimpah untuk pelaksanaan dua hari kegiatan bagi 72 peserta.

“Sesuai pengalaman, untuk meraup keuntungan pada kegiatan semacam ini, biasanya perilaku curang terjadi, pada rekayasa pertanggung jawaban, misalnya, waktu pelaksanaan, anggaran makan minum, honorarium pemateri atau penguji, sewa hotel dan lain-lain sengaja digelembungkan hingga sesuai dengan besarnya anggaran yang tersedia,” ungkap Ahmad.

Untuk itu ia berharap, agar Kejari Tolitoli yang kebetulan telah melakukan penyelidikan kasus ini, segera meminta laporan pertanggung jawaban, agar siapa saja yang telah merekayasa pertanggung jawaban, tidak memiliki kesempatan mengubah atau berkelit.

(RM)