Jaksa Masuk Pesantren, Ajak Santri Jaga Empat Pilar Kebangsaan 

oleh -
oleh

“Untuk itu setiap warga negara di Indonesia wajib beribadah dan menyembah tuhan sesuai kepercayaan masing-masing, serta menjaga toleransi sesama agama,” katanya.

Baca Juga: Berikut Pesan Presiden Jokowi pada Pelantikan BPP HIPMI 2022 – 2025

Menurutnya, ini merupakan upaya Pemerintah untuk melakukan pencegahan terhadap generasi yang salah dalam suatu ajaran agama.

Selain itu, Kejati Sulteng juga memiliki program untuk penyuluhan hukum di Sekolah bahkan kata dia, program Jaksa Menyapa di RRI.

Baca Juga: Jaksa Jebloskan Seorang Terpidana Korupsi Pengadaan Perahu Nelayan ke Lapas Tolitoli

Sementara, Ketua DPW LDII Sulteng, Zulkifli Lasamai, M.Eng., menyampaikan bahwa program yang dihelat oleh Kejati Sulteng telah mencocoki dengan delapan bidang kontribusi LDII bagi bangsa. “Dalam delapan program kami, Kebangsaan menjadi nomor urut pertama sehingga kami selalu menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada warga kami,” ujar Zulkifli.

Untuk itu, Zulkifli menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kejati Sulteng yang mau memberikan materi penyuluhan hukum kepada santri LDII. Selain penyuluhan hukum oleh Jaksa, rencana ia juga bakal menghadirkan materi penyuluhan narkoba kepada remaja LDII.

“Kami segenap warga LDII mengucapkan terima kasih stinggi-tingginya kepada pihak Jaksa, semoga kedepan kita akan melanjutkan kolaborasi lagi mungkin dengan program yang berbeda untuk memberikan edukasi yang baik bagi bangsa,” ungkap Zulkifli.

Dalam kegiatan itu, turut pula dihadiri oleh pengurus  harian LDII diantaranya, Wakil Ketua DPW LDII Sulteng, Imam Sutarto, Chairil Syam, dan Hasan Mangge, Sekretaris LDII Sulteng, Fatoni, dan Ketua Biro Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan, Teguh Priyono.***