Terkait itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) Sulteng, Ustadz Sugianto Kaimuddin, mengajak massa aksi pro Jokowi dan pro Prabowo untuk sama-sama bersikap dewasa dalam menyambut pesta demokrasi 2019.
Dia mengatakan, gerakan #2019GantiPresiden sama sekali tidak bertentangan dengan konstitusi, bahkan KPU sendiri sudah menyatakan bahwa gerakan tersebut bukan kampanye.
“Gerakan ini muncul karena dilatarbelakangi sejumlah fenomena yang timbul dari pihak pemerintah sendiri, seperti naiknya (harga) bahan bakar minyak (BBM) dengan tiba-tiba, harga kebutuhan pokok masyarakat yang melambung serta munculnya sejumlah `statement` menteri kabinet kerja yang tidak menunjukan kualitasnya,” katanya.
“Nah kalaupun ada penolakan, silahkan saja. Namun, jangan mengganggu gerakan-gerakan yang juga konstitusional, sebab ini merupakan bagian dari penyampaian pendapat secara damai dan tertib,” tegas Sugianto. [***]
Sumber; Antara






