Itu disampaikan, saat temu bersama dengan Sekprov dan dinas Pendidikan Sulbar. Uji komptensi dilakukan sebagai langkah perampingan agar mengurangi beban anggaran.
Ada dua SMA yang dikunjungi, yakni SMA Bambaira dan Sarjo. Tapi, dia tidak menemukan data PTT dan GTT fiktif.
Namun pihaknya akan crosscheck (pemeriksaan kembali) terkait validasi data PTT dan GTT, sebab jangan sampai ada manipulatif.
Berdasarkan laporan asosiasi guru honoter, kataYusri, jumlah PTT dan GTT di Sulawesi barat tercatat hanya lebih 2000, tapi membengkak menjadi 3600 orang.
“Kami akan turun kembali, jika menemukan ada manipulasi data, maka akan dilaporkan ke kejati dan polda,” tegas Yusri.
Arham Bustaman






