Baca Juga: Peringatan Hari Sumpah Pemuda: Pemuda Tionghoa Bersatu untuk Membangun Indonesia
Direktur RSUD, dr. Berty A.J.J.Rumondor kepada media ini menjelaskan bahwa RSUD Manado memiliki 23 dokter spesialis, 15 dokter umum, dan total 230 tenaga kesehatan yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada pasien rawat inap.
“Rumah sakit ini menjadi benteng pertahanan daerah untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan paling cepat bagi masyarakat Kota Manado provinsi Sulawesi Utara pada umumnya,” ungkap dr. Berty A.J.J.Rumondor, sambil menyoroti persaingan bisnis kesehatan di wilayah itu dengan keberadaan sekitar 30 rumah sakit Se-Sulut.
Lebih lanjut, dr. Berty A.J.J.Rumondor menekankan bahwa masyarakat Manado yang tidak memiliki jaminan kesehatan seperti BPJS/KIS atau kartu kesehatan lainnya tetap dapat menerima pelayanan kesehatan terbaik.
“Hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kota Manado, pasien dapat dilayani dengan cepat tanpa dipungut biaya, termasuk untuk pengobatan rawat inap atau rawat jalan, serta penggunaan mobil ambulans secara gratis. Ini adalah langkah penting bagi akses kesehatan yang adil dan inklusif bagi seluruh warga Manado,” pungkasnya.***
Penulis: Nurnas






