Menurut sumber, material yang dikeruk itu kemudian dimasukkan ke dalam talang besar yang telah disiapkan, untuk mendapatkan emas yang menjadi buruan cukong perusak lingkungan itu.
Akibat aktivitas penambangan emas ilegal tersebut, kini masyarakat di hilir Sungai Tabong merasa resah karena air sungai menjadi keruh dan bercampur lumpur.
Selain itu, warga setempat juga khawatir akan terjadinya banjir bandang yang sewaktu-waktu bisa terjadi karena rusaknya kawasan di hulu Sungai Tabong.
“Apalagi sekarang musim hujan, bisa saja tiba-tiba terjadi banjir bandang karena rusaknya hutan di sekitar Sungai Tabong,” pungkas sumber. ***






