Skandal Korupsi di Pertamina: Deretan Petinggi yang Tersandung Kasus Miliaran Dolar

oleh -
oleh
Ilustrasi

7. Muhammad Helmi Kamal Lubis

Mantan Presiden Direktur Dana Pensiun Pertamina (2013-2015), Muhammad Helmi Kamal Lubis, tersandung kasus korupsi pengelolaan dana pensiun dengan modus membeli saham tidak likuid senilai Rp 1,4 triliun.

8.Bambang Irianto

Eks Direktur Utama Pertamina Energy Trading Limited (Petral), Bambang Irianto, ditetapkan sebagai tersangka mafia minyak dan gas bumi pada 2019. Ia diduga menerima hadiah terkait perdagangan minyak mentah dan produk kilang.

9. Ariffi Nawawi

Mantan Direktur Utama Pertamina (2003-2004), Ariffi Nawawi, terseret dalam kasus penjualan kapal tanker VLCC tanpa izin Menteri Keuangan, yang berpotensi merugikan negara puluhan juta dolar.

10. Alfred Hadrianus Rohimone

Mantan Direktur Keuangan Pertamina, Alfred Hadrianus Rohimone, turut menjadi tersangka dalam kasus penjualan tanker VLCC yang diperkirakan merugikan negara sekitar 20 juta dolar AS.

11. Suroso Atmo Martoyo

Mantan Direktur Pengolahan Pertamina, Suroso Atmo Martoyo, tersangkut dalam kasus suap proyek bensin tetraethyl lead (TEL) 2004-2005. Ia diduga menerima suap dari PT Sugih Interjaya dan mendapatkan fasilitas menginap di luar negeri.

12. Luhur Budi Djatmiko

Eks Direktur Umum Pertamina (2012-2014), Luhur Budi Djatmiko, menjadi tersangka dalam dugaan korupsi pembelian tanah di Kuningan, Jakarta Selatan, dengan dugaan mark-up harga hingga menyebabkan kerugian negara Rp 348,69 miliar.

Korupsi Berulang di Pertamina, Akankah Ada Reformasi?

Skandal korupsi di Pertamina terus berulang dengan nilai kerugian negara yang fantastis. Masyarakat menanti langkah tegas pemerintah dalam mereformasi tata kelola di tubuh perusahaan pelat merah ini. Apakah reformasi di Pertamina hanya wacana atau akan benar-benar terwujud?