Thamrin Endeng, politisi senior Golkar Sulbar mengatakan, diskusi ini sangat penting. Dua hal yang mengilhami dirinya maju. Yakni, posisi pasangkayu sebagai daerah yang dekat dengan calon ibukota baru.
Kedua, ingin memajukan Pasangkayu secara mandiri dengan memanfaatkan segala sumber daya alam yang dimiliki.
Demi menciptakan kesetaraan pada birokrasi, ia berencana, jika terpilih bupati, akan membuka ruang agar seluruh masyarakat mengetahui segala hal yang direncanakan dan pelaksanaan pembangunan pemda.
Lanjut dia, selain infrastruktur, pendidikan dan kesehatan juga perlu perhatian. Karena selama ini, infrastruktur hanya diperuntukan bagi sebagian kecil kelompok.
HM Saal, dengan tagline “Merakyat Dan Melayani”, menurutnya, fikirannya sederhana, yaitu dapat mendengar keluhan rakyat kemudian melayani dalam wujud program.
Berdasarkan realita, kata HMS, begitu banyak OPD yang mestinya mampu menjawab dan melayani masyarakat. Tapi, itu terjadi, sebab masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi.
Jika dirinya terpilih, maka ke depan pihaknya akan memberikan biaya anak daerah untuk melanjutkan studi kedokteran. Pasalnya, jumlah dokter yang ada belum memadai dengan jumlah populasi Pasangkayu saat ini.
Tambah dia, angka pendidikan tingkat tinggi di Pasangkayu masih rendah. Iapun menyorot persoalan ekonomi yang cukup terasa saat ini.
Saat periode pertama pemerintahannya bersama bupati Pasangkayu Agus Ambo Jiwa, pertumbuhan ekonomi cukup membanggakan, namun periode kedua merosot tajam.
Diapun menutup dengan harapan, agar momen pilkada dengan segala dinamika, dapat mempersatukan seluruh elemen, bukan saling mencedarai.
Arham Bustaman






