Ansor Sulteng Dukung Polri Berantas Penyebar Berita Hoax dan Ujaran Kebencian

oleh -
Ketua Ansor Sulteng Alamsyah Palenga. Foto: Ist

PosRakyat – Ketua Ansor Sulteng Alamsyah Palenga mendukung langkah Polri dalam penegakan hukum berita hoax serta ujaran kebencian yang masih saja terjadi akhir-akhir ini.

Baca Juga: Membangun Zona Integritas, Wakapolda Sulteng Pimpin Studi Banding ke Polda Jateng

“Mari kita dukung Pemerintah dan Polri dalam penegakan hukum agar bisa memberantas pelaku-pelaku hoax yang meresahkan masyarakat di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah,” tegas Alamsyah, Kamis 18 Maret 2021.

Baca Juga: Kemdikbud Imbau Peserta Seleksi ASN PPPK Tidak Terbujuk Modus Penipuan

Selain itu kata Alamsyah, masyarakat harus tetap bersatu dalam melawan berita bohong, ujaran kebencian serta intimidasi sebagai upaya teror menakut-nakuti masyarakat.

Baca Juga: Bupati Bersama Kementan Panen Jagung di Lahan 50 Ha

“Masyarakat harus tetap bersatu. Jangan mudah percaya dengan berita bohong dan fitnah,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu takut dan khawatir karena aparat Kepolisian sebagai penegak hukum dan ketertiban telah menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.

Olehnya, ketika membaca atau menerima sebuah informasi sebaiknya diklarifikasi terlebih dahulu, sebelum menyebarkan suatu kabar atau berita.

“Kita wajib cek dan ricek terlebih dahulu untuk mencari kebenaran berita sekaligus narasumbernya. Bila kita tidak yakin bahwa itu valid atau benar, jangan disebar,” ujarnya.

“Kita itu satu, Bhineka Tunggal Ika harus kita pahami benar-benar. Jangan mau terhasut dengan berita bohong yang tidak bertanggung jawab yang bisa memecah belah sesama anak bangsa,” ujar dia lagi.

Alamsyah juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan (prokes) di tengah situasi Pandemi Covid-19, meski saat ini tengah berjalan proses vaksinasi.

“Jangan lupa juga, terus mengingatkan kepada setiap sahabat, kenalan, dan keluarga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, yaitu dengan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutupnya.***