“Saya cukup prihatin dengan kampung kami (Salule), sebab sejak lama sekali belum teraliri listrik. Padahal, tiang sudah berdiri dan kabel sudah dibentangkan, tapi belum bisa tersambung aliran listrik,” kata Haris saat bertemu dengan kepala PLN Rayon Pasangkayu, Senin, 3 Desember.
Menurut Haris, seharusnya PLN sudah bisa menyala, tapi itu tidak terjadi karena sebagian warga enggan memberikan tanamannya ditebang tanpa ganti rugi sesuai permintaan mereka yang nilainya variatif.
Pada kesempatan yang sama, kepala PLN Rayon Pasangkayu, Arifuddin menjelaskan dalam waktu dekat, pihaknya akan segera turun untuk mensurvei terkait potensi hambatan lintasan listrik di Salule.
“Insya Allah dalam waktu dekat tim kami akan turun, jika sudah tidak ada hambatan, maka aliran listrik akan segera tersambung,” jelas Arif yang belum seminggu menjabat ini.
Penulis : Arham Bustaman






