Kasman Lassa: 17 Ribu Rumah Rusak Akibat Gempa, Tsunami dan Longsor

oleh -
Salah satu perkampungan nelayang di Tanjung Batu Kabupaten Donggala yang porak poranda akibat gempa dan tsunami pada 28 September 2018 lalu. [Ist]

Donggala, Posrakyat.com – Bupati Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Kasman Lassa mengemukakan terdapat sekira 17 ribu rumah warga di daerahnya rusak dihantam gempa, tsunami dan tanah longsor.

Ia menguraikan jumlah rumah rusak berat di Donggala 5.025, rusak sedang 5.624 dan rusak ringan 6.000 lebih.

“Rumah-rumah warga yang rusak ini didata atau diinventarisir oleh tim yang telah kami bentuk. Tim ini bekerja dan turun langsung ke lapangan,” katanya di Donggala, Minggu (2/12/2018).

Ia mengemukakam, tim itu melakukan verifikasi terhadap tiga cluster, pertama rumah rusak total/rusak berat, rusak sedang dan ringan.

Tim verifikasi itu terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana, PUPR, dan relawan, terdapat 67 orang dalam tim tersebut yang turun melakukan verifikasi rumah.

Terkait tempat tinggal sementara korban bencana, sebutnya semua warga korban terdampak bencana yang kehilangan tempat tinggal, maupun rumah tidak layak huni mendapat hunian sementara (huntara).

“Yang namanya huntara itu, tidak terkecuali. Apakah dia nelayan, hansip, petani,” lanjutnya.

Namun, kata Kasman?warga korban bencana akan didata atau diverifikasi terlebih dahulu pascabencana.

“Ada tim yang turun, untuk melakukan verifikasi langsung terhadap korban yang terdampak bencana ,” ujarnya.

Tim verifikasi itu, sebutnya sekaligus melakukan verifikasi data tempat tinggal korban di lapangan, untuk mendapatkan hunian tetap.

 

Sumber; Antara

loading...