Diancam saat Liputan di Rujab Bupati Donggala, Wartawan Lapor ke Polisi 

oleh -
oleh
Jabir saat membuat laporan di Polres Donggala. Foto: Ist

Baca Juga: Srikandi Ganjar Gelar Pelatihan Membuat Gantungan Kunci dari Tepung di Sulteng

Selama menjalani proses pemeriksaan di Polres Donggala, Jabir juga merasa terbantu karena mendapat dukungan dari ketua Press room Pemkab Donggala serta wartawan lainya.

Jabir menyampaikan rasa syukurnya atas pendampingan yang diberikan selama proses pemeriksaan di kepolisian. Dan ini lanjutnya, menunjukkan pentingnya solidaritas dan persatuan dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya.

Menurut dia, insiden pengancaman yang dialami itu menjadi peringatan bagi semua untuk melindungi kebebasan pers dan hak wartawan dalam melaksanakan tugasnya.

Kasus ini membutuhkan penyelesaian yang adil dan transparan, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kejahatan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Kehadiran wartawan yang berani dan teguh dalam menjalankan tugasnya adalah salah satu pilar utama dalam demokrasi yang sehat dan berkeadilan.

Saat ini, publik menantikan perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini, serta upaya untuk menjamin keamanan dan perlindungan bagi wartawan.

Ia berharap kejadian ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebebasan pers dan menjaga integritas wartawan dalam menjalankan tugas mereka.

“Alhamdulillah semua teman – teman datang untuk memberikan support dalam persoalan yang saya alami di Rujab Bupati Donggala yang diintimidasi dengan kekerasan dalam diri saya, dan juga saya bersyukur ketua Press Room dan juga pak Heru dan Andika yang mendampingi saya selama di periksa di Polres Donggala,” ujarnya.***