Kabareskrim Calon Kapolri Terkuat, Sinyal kuat dari DPR

Firman
A-AA+A++

Posrakyat.com– Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kini menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal Polri menjadi perbincangan publik.

Pasalnya, Listyo Sigit Prabowo disebut sebagai Calon Kapolri terkuat menggantikan posisi Kapolri Jenderal Idham Aziz saat ini.

Bahkan, karir Listyo Sigi di korps bhayangkara melecit untuk memimpin Tribata Satu.

Komjen Listyo Sigit merupakan Putra asal Ambon Maluku yang telah malang melintang dunia kepolisian, karirnya melejit saat Joko Widodo jadi Presiden.

Semasa di Surakarta, Listyo Sigit adalah orang yang sering berinteraksi dengan Wali Kota, karena dia Kapolres dan Wali Kota adalah Jokowi tepat pada 2011 silam.

BERPEDOMAN ATURAN

Dalam Persyaratan menjadi Calon Kapolri, wajib berpedoman kepada Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Sebab, tidak ada persyaratan bagi Calon Kapolri yang beragama tertentu.

Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid, dia menjelaskan bahwa syarat yang ada hanyalah calon Kapolri tersebut adalah perwira tinggi dengan memperhatikan jenjang karier dan kepangkatan.

KAPOLRI IDHAM AZIZ PENSIUN

Untuk diketahui Kapolri Jenderal Idham Aziz akan memasuki Pensiun pada awal Januari tahun 2021 mendatang.

PEDOMAN FORMAL

“Tentu, kita wajib hanya berpedoman secara formal kepada UU Nomor 2 Tahun 2002 bahwa calon Kapolri tidak wajib dipersyaratkan agama tertentu.

Namun, yang ada hanyalah syarat perwira tinggi dengan memperhatikan jenjang karier dan kepangkatannya.

Pancasila sudah final terkait dengan asal-usul identitas, suku, agama dan lain-lain maka mari dalam kriteria calon Kapolri hanya berpedoman kepada UU Nomor 2 Tahun 2002.

Kita satu dalam bingkai NKRI,” ujar Jazilul dikutip di laman dpr.go.id.

UNDANG UNDANG TAK MENGATUR AGAMA

Adapun, hal-hal yang berkaitan agama tertentu tidak diatur dalam UU Kepolisian.

Pemaparan tersebut disampaikan Jazilul saat menjadi narasumber secara virtual dalam diskusi Dialek Demokrasi dengan tema “Siapa Calon Kapolri Pilihan Jokowi?”.

Acara digelar secara fisik dan daring di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis 26 November 2020. Turut hadir, Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim.(**)