PosRakyat – Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) terus mendalami kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di sektor industri perkebunan kelapa sawit. Pemeriksaan intensif dilakukan terhadap sejumlah pihak terkait, termasuk mantan Direktur PT Rimbunan Alam Sentosa (RAS), Boan Sulu Simatupang, yang menjabat pada tahun 2014.
Boan Sulu Simatupang, mantan direktur dari PT RAS, grup PT Astra Agro Lestari (AALI) Tbk, diperiksa pada Senin (16/12/2024) dari pukul 19.30 Wita, di ruang Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulteng.
“Mantan Direktur PT RAS tahun 2014, Boan Sulu Simatupang, sedang menjalani pemeriksaan sebagai saksi,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulteng, Laode Abdul Sofyan, SH, MH, melalui pesan WhatsApp.
Baca Juga: Presiden Prabowo Usulkan Lagu “Indonesia Raya” Diputar di TV Tiap Pagi, Disambut Positif Warganet
Baca Juga: Warga Sulteng Desak Pelantikan Segera Paslon BERANI untuk Realisasi Program Unggulan
Daftar Pihak yang Telah Diperiksa
Dalam penyelidikan ini, beberapa pejabat penting dari PT Astra Agro Lestari (AALI) Tbk telah dipanggil, di antaranya:
Daniel Paolo Gultom – Kepala Divisi Finance Holding PT AALI, yang hadir setelah sebelumnya mangkir.
Arief Catur Irawan – Direktur Operasional PT AALI.






