Negatif, Jenazah Dimakamkan Secara Protap Covid-19 di Bontongi

oleh -
Foto : Istimewa

Touna, PosRakyat.com – Pasien rujukan Wanita ( 39) berasal dari Puskesmas Lebiti di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakai, wafat di RSUD Ampana Kabupaten Tojo Una-Una.

“Pasien tersebut di rujuk dengan mengidap penyakit fenomonia, sesak nafas, dan juga bantuk demam,” ucap Ketua tim gerak cepat Covid – 19 Touna Dr. Ratih pada media ini Sabtu (16/05/2020).

Menurut Dr.Ratih, Jumat (15/05), pasien sebelumnya mendapatkan penanganan awal dari RSUD Wakai, dan telah di test rapid hasilnya non reaktif dan pasien di rujuk dalam keadaan kondisi baik dengan standar Covid – 19.

Semntara itu pihak kepala dinas kesahatan Dra. Zafanet Alfari saat di hubungi media ini membenarkan meninggalnya pasien tersebut pagi tadi ,dan pasien hanya mengidap penyakit Fenomenai, ganguan pernafasan sesak dan hasil rapid tesnya mencapai tiga kali hasilnya negatif.

“untuk hasil rapitesnya tiga kali negatif dan Swabnya tidak sempat dilakukan,” ucap Kadinkes.

Zafanet menambahkan untuk tindakan lanjutnya pihak keluarga sudah menyerahkan kepada pihak Rumah sakit, penguburan Pasien tersebut akan dilakukan dengan Protap Covid 19.

“Pasien tersebut akan di kuburkan di lahan yang sudah disiapkan oleh pemerintah ,yaitu di desa Buntongi Kecamatan Ampana Kota Kabupaten Touna,”tuturnya.

Zafanet menyampaikan penguburun secara protap tersebut diambil untuk antisipasi menjaga orang banyak.

“Jauhkan keragu-raguan kalau bahasa agama bilang menuju kepada ketidak raguan,” pungkasnya. [ Jefry ]

loading...