Selain pemberian bantuan Payung kepada penjual dange, bantuan penerangan juga diberikan. Aliran listrik mulai mengalir ke setiap lapak ina-ina, yang mayoritas berasal dari Desa Kola-kola ini.
“Alhamdulliah, ina-ina sudah tidak gelap lagi sudah bisa berjualan sampai malam,” tutup Abd Rasyid.
Sementara, Ina-ina yang yang mendapat bantuan tersebut merasa terharu atas pemberian payung tersebut dan tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih, sembari sesekali mengusap matanya yang sembab karena terharu.
“Oh ana pedodo madea (mudah-mudahan banyak) rejekimu. Kami hanya rakyat kecil tidak bisa berbuat apa-apa, terimakasih banyak atas perhatian dan bantuannya,” ucap mama Nisfa salah satu pedagang dange.
Penulis; Jose Rizal






