Sedianya lanjut dia, pihak DPP Perindo memberikan ruang kepada kader yang ingin maju menjadi calon bupati atau wakil bupati, asal mempunyai elektabilitas tinggi sesuai survei.
Namun, jika tidak ada kader yang diusung, maka pihak DPP menginstruksikan seluruh kader agar mendukung penuh calon partai lain yang menjadi koalisi.
Sampai hari ini, Yusri yang digadang akan maju bersama mantan bupati Pasangkayu Abdullah Rasyid masih menjadi pembincangan hangat.
Walaupun, semua bisa berubah sebelum finalisasi pendaftaran pasangan calon di KPUD Pasangkayu bulan Juni mendatang.
Dan itu diiyakan Yusri, seperti pernyataannya selama ini, ia tetap mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan untuk maju pada pilkada Pasangkayu nanti.
Arham Bustaman






