PETI Marak di Dataran Bulan, Diduga Dikendalikan Cukong dari Sulsel dan Libatkan Kades

oleh -
oleh
Tampak sejumlah excavator beroperasi di lokasi tambang ilegal di Dataran Bulan, Desa Dataran Bulan, Touna, Sulteng. Foto: Tangkapan Layar

PosRakyat – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali marak di berbagai wilayah, termasuk di Dataran Bulan Desa Bulan Jaya, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Tambang ilegal ini diduga telah beroperasi selama sekitar tujuh bulan.

Seorang sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya kepada posrakyat.com mengungkapkan bahwa lokasi tambang ilegal tersebut kini dipenuhi alat berat, termasuk excavator yang digunakan untuk mengeruk material di badan sungai. Aktivitas ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam ekosistem hutan sekitar.

Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Hadiri Syukuran 16 Tahun Deadline-News: Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah

Baca Juga: Strategi Husin Alwi untuk Gubernur Anwar Hafid: Tuntaskan Kemiskinan dengan Serangan Revolusioner!

Dalam sebuah rekaman video yang dikirim sumber ke redaksi, terlihat beberapa alat berat tengah beroperasi di lokasi, lengkap dengan talang penangkap emas.