Pilkada Pasangkayu, Bak Gayung Bersambut Yusri Terima Pinangan Abdullah Rasyid

oleh -

“Abudullah Rasyid Optimis Dapat Rekomendasi Partai”

Pasangkayu, Posrakyat.com – Belum memiliki partai sebagai kendaraan, Abdullah Rasyid, hari Sabtu, 25 Januari 2020 mendaftarkan diri di Perindo Pasangkayu, Sulawesi Barat sebagai partai terakhir.

Diiringi musik rabbana, mantan bupati Pasangkayu ini, beserta rombongan disambut meriah ketua serta sejumlah pengurus Perindo Pasangkayu.

Dia hadir untuk mengembalikan berkas pendaftaran sebagai kerangka acuan untuk mendapatkan rekomendasi partai.

Abdullah Rasyid menegaskan niat suci untuk menggandeng Yusri menjadi wakil. Dan, berharap Perindo bisa menjadi kendaraan untuk pilkada Pasangkayu.

Dia berjanji akan membesarkan partai Perindo ke depan. Meski begitu, saat ditanya mengenai Perindo yang belum jelas arah dukungannya, ia pasrah dengan segala keputusan DPP dan menerima dengan lapang dada.

Setidaknya, ia sudah mendaftar di empat partai. Ia menjelaskan optimis mendapat rekomendasi partai, salah satunya Nasdem Pasangkayu yang diklaim 90 persen dalam genggaman.

Jika itu terjadi, maka sisa satu partai yang dibutuhkan antara Perindo atau Gerindra dan juga PAN yang punya tiga kursi untuk menggenapkan enam kursi sebagai prasyarat untuk mendaftar di KPUD.

Namun, pihaknya tetap berharap semua partai tersebut dapat memberikan rekomendasi agar memuluskan langkah menuju pilkada Pasangkayu nanti.

Walau begitu, jika memang tidak memperoleh dukungan partai, maka dia berniat mecari jalan lain melalui jalur independen.

Begitupun para pendukungnya yang hadir, serentak mengaku siap dengan segala kemungkinan. Termasuk mengumpulkan fotokopi KTP sebagai persyaratan mutlak jika melalui jalur independen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dan keterengan salah satu orang dekatnya, menyebutkan bahwa selama mengikuti pilkada, Abdullah Rasyid selalu mendapatkan rekomendasi meski bukan kader partai.

DPP pasti mempertimbangkan peluang bagi para calon yang mendaftar, tak terkecuali kader. Hal ini disampaikan ketua Perindo Pasangkayu Muhammad Yusri Nur.

Saat dihujani pertanyaan wartawan, mantan ketua KPUD Pasangkayu itu menjawab tegas, bahwa secara organisasi, ia tunduk terhadap keputusan partai, tapi secara pribadi, dia merujuk pada keputusan keluarga dan orang terdekat.

Sebab itu, ia mengatakan menerima pinangan Abdullah Rasyid untuk maju bersama di pilkada Pasangkayu tahun ini.

“DPD hanya melakukan penjaringan calon, keputusan di DPP. Tapi kita hanya ikhtiar dan berdoa, karena keyakinan, pasti akan ada jalan menuju ke sana (rekomendasi),” tegas Yusri.

Anggota Komisi lll DPRD Sulawesi Barat itu menambahkan, hingga hari ini ada beberapa orang sudah mengambil formulir. Dan, ia pribadi juga akan melakukan pendaftaran di hari terakhir.

Di kesempatan berbeda, ketua Nasdem Pasangkayu, Amries Amier mengutarakan, bahwa apa yang diklaim pihak lain soal Nasdem itu sah.

Lebih jauh, Amries mengungkapkan, dirinya membangun komunikasi dengan seluruh calon. Hal itu dilakukan guna memberi ruang secara proporsi bagi calon.

Berdasarkan pedoman organisasi partai, pihaknya mengusulkan tiga nama calon bupati ke DPP melalui DPW. Agar tidak menjadi kecurigaan, pihak partai menurunkan sebelas lembaga survei.

Arham Bustaman

loading...