Presiden Turki Berterima Kasih Atas Bantuan Tim Indonesia SAR

Redaksi
Foto: Dok. BNPB
A-AA+A++

PosRakyat – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan apresiasi bantuan pencarian dan pertolongan yang diberikan Pemerintah Indonesia pascagempa M7,8. Hal Ini disampaikan Erdogan saat menerima perwakilan INASAR di Antakya, pada Senin 20 Feberuari 2023.

Dalam keterangan resmi BNPB, Selasa (21/2/2023), Team Leader Indonesia SAR (INASAR), Yopi Hariyadi, mengatakan, Presiden Erdogan berterima kasih atas kedatangan tim Indonesia.

Baca Juga: Berikut Pesan Presiden Jokowi pada Pelantikan BPP HIPMI 2022 – 2025

Yopi menambahkan Presiden Erdogan menyatakan pihaknya telah menerima telepon dari Presiden Joko Widodo mengenai bantuan Indonesia, khususnya dalam pencarian dan pertolongan korban gempa.

Pertemuan tertutup ini menghadirkan lebih dari perwakilan Urban Search and Rescue (USAR) yang telah bekerja sejak awal terjadinya gempa hingga saat ini.

Baca Juga: Jaksa Jebloskan Mantan Kadis Perikanan Tolitoli ke Penjara Hari Ini

Yopi menyebut lebih dari 20 team leader dari beberapa negara yang diundang Presiden.

“Kami menyampaikan atas nama bangsa Indonesia, ini merupakan suatu kehormatan dapat membantu saudara kami masyarakat Turki. Indonesia juga membawa tim EMT untuk memberikan bantuan medis,’” ujar Yopi kepada Presiden.

Baca Juga: Besok, KPK Bawa Bupati Mamberamo Tengah ke Jakarta

INASAR di bawah kendali Basarnas ini berjumlah 48 personel dengan dukungan 1 anjing SAR dog dan 2 K-9.

Pemerintah Indonesia mengirimkan personel INASAR dengan kualifikasi Urban Search and Rescue (USAR) tingkat medium. Tim ini telah tersertifikasi International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) sejak 2019 lalu.

Baca Juga: Jaksa Jebloskan Seorang Terpidana Korupsi Pengadaan Perahu Nelayan ke Lapas Tolitoli

Tim INASAR mendirikan pos yang berada di Hatay Expo, Antakya, Provinsi Hatay bersama dengan beberapa negara, seperti Swiss, Australia dan Argentina, tim USAR berkumpul.

Saat ini koordinasi pencarian dan pertolongan diserahkan sepenuhnya kepada AFAD atau Badan Penanggulangan Bencana Turkiye.***

Sumber: InfoPublik