Ronny Tanusaputra: Peluang Investasi di Wilayah Sulteng Masih Terbuka Luas

oleh -
Diskusi rutin yang digelar Alkhairaatnews menghadirkan T.A Bidang Ekonomi dan Investasi, Ronny Tanusaputra yang bertempat di salah satu warkop di kota Palu. Foto: Istimewa

PosRakyat – Alkhairaatnews menggelar diskusi online dan offline dengan tema Pemetaan Peluang Investasi dan Dampak bagi Masyarakat Sulawesi Tengah bertempat di Warkop aweng jalan Diponegoro Palu, Senin malam.

Diskusi rutin yang digelar ini menghadirkan Tenaga Ahli Bidang Ekonomi dan Investasi, Ronny Tanusaputra melalui via zoom dan fanpage alkhairaatnews.

Dalam kesempatan tersebut Ronny Tanusaputra menuturkan bahwa dengan hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan akan memiliki dampak untuk wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Harusnya dengan hadirnya IKN ini peluang yang cukup besar bagi Sulawesi Tengah ke depan khususnya pada bidang pertanian, perikanan dan peternakan, dan tentunya masyarakat Sulawesi Tengah harus siap akan hal tersebut,” ucapnya.

Lanjut Ronny, bahwa gubernur Sulawesi tengah telah berupaya membuat program sub estet.

“Dalam hal menyambut IKN pak gubernur sendiri telah membuat program sub estet yang tahap satu_nya akan di laksanakan di Kabupaten Donggala dan tahap dua bertempat di Kabupaten Poso memalui kerjasama antara perusahaan daerah dan perusahaan swasta,” tuturnya.

Ia menambahkan, program sub estet tersebut tidak akan menganggu APBD Sulteng.

“Sub estet merupakan program yang tidak menganggu APBD Sulteng kemudian menerapkan konsep pemberdayaan kepada masyarkat di sekitar sub estet” terangnya.

Selain itu kata dia, melalui program sub estet program lain pemerintah daerah adalah penguatan Bumdes melalui konsep smart Vilage.

“Penguatan bumdes melalui Program smart Vilage yang nantinya dengan grand desain besar semua bisa kerja,” tutur Ronny Tanusaputra.

Ia menambahkan, dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pemerintah daerah telah melalukan loby di beberapa kementrian agar dapat mensuport program-program pemerintah daerah.

“Pak gubernur sudah melakukan pembicaraan di beberapa kementrian hal ini dilaksanakan agar dapat membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, peluang investasi di wilayah Sulawesi tengah masih sangat terbuka.

“Peluang investasi di wilayah kita masih terbuka untuk investor untuk masuk dan saat pak gubernur terus menjaga iklim percepatan birokrasi terutama di bidang perizinan,” tutupnya.****