Soal Cuti Bersama, RS Undata Terkesan Abaikan SKB Tiga Menteri

oleh -
oleh

PosRakyat – Kebijakan manajemen Rumah Sakit (RS) Undata Palu melalui Direktur drg. Herri mendapat tanggapan beragam dari sejumlah pegawai honor, lantaran beredar kabar bahwa kebijakan yang dikeluarkan melalui Surat Edaran (SR) Nomor 445/3464/RUSD Undata.

Terbaru informasi yang dihimpun dari beberapa pegawai honor yang enggan disebutkan namanya, mengemukakan ada penyampaian dari kepala ruangan masing – masing bahwa ruang – ruangan tertentu masih melaksanakan aktifitas sampai tanggal 30 April. Itu artinya, kebijakan Direktur Herri terkesan mengabaikan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri.

“Iya. Info dari bos kami bahwa kami tetap masuk kerja sampai tanggal 30, kemudian tanggal 6 Mei sudah masuk lagi,” beber pegawai honor tersebut sambil meminta identitasnya tidak disebutkan, Selasa malam.

Seperti diketahui, SKB tiga Menteri tersebut, yakni Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Nomor 375 Tahun 2022, Nomor 1 Tahun 2022, Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB Nomor 963 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021, Nomor 4 Tahun 2021 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022.

Melansir laman setkab.go.id, berdasarkan SKB yang ditandatangani Menag Yaqut Cholil Qoumas, Menaker Ida Fauziyah, dan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada tanggal 7 April tersebut pemerintah menambahkan empat hari cuti bersama, yaitu pada tanggal 29 April dan 4-6 Mei 2022.

Oleh sebab itu, sejumlah pegawai honor berharap semoga SKB tiga Menteri mengenai cuti bersama dapat dijalankan. Maksudnya, mereka di ruangan bisa langsung cuti pada 29 April.