Tolak Huntara, Ribuan Warga Balaroa Korban Likuifaksi Desak Pemerintah Bangun Huntap

oleh -
oleh
Sekretaris Forum Korban Likuifaksi Balaroa (topi hitam) orasi tuntut keadilan pemerintah di depan Kantor Gubernur Sulteng, Senin (14/1/2019).

Ke enam tuntutan tersebut diantaranya, pertama; Warga korban likuifaksi Balaroa menolak direlokasi ke wilayah lain.

Kedua; Warga korban likuifaksi Balaroa menolak Hunian Sementara (Huntara) dan menuntut percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

Selanjutnya, massa juga minta agar anggaran Huntap segera dikompensasikan kepada korban likuifaksi Balaroa.

Massa juga menuntut hak-hak keperdataan warga atas lahan yang terdampak likuifaksi dan harus jelas ganti ruginya.

Dalam point ke lima tuntutan warga, masaa mendesak pendistribusian logistik/sembako kepada warga Balaroa harus berbasis data yang valid dan didistribusikan oleh pemerintah setempat.

Ribuan warga yang turun tuntut pemerintah itu, juga meminta agar segera merealisasikan santunan duka bagi korban Balaroa yang meninggal dunia kepada wahli warisnya.

Sumber : Jurnalsulawesi