Kasus PT ANA di Morut dalam Pantauan Pusat

oleh -
oleh
Ilustrasi

PosRakyat  – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Nusantara Corruption Watch (NCW) mengatakan bahwa pemerintah pusat memantau perkembangan Kasus kebun sawit PT Agro Nusantara Abadi (ANA) di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Pusat sudah pantau kasus PT ANA di Morut, mengapa Pemda Morut dan Provinsi tidak segera menghentikan aktifitas PT ANA?,” kata Anwar Hakim, Koorda NCW Sulteng kepada wartawan media ini, Rabu 4 Oktober 2023.

Baca Juga: Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin Disambut Gubernur Sulteng di Bandara Sis Aljufri Palu, Berikut Agenda Kerjanya

Baca Juga: Penanganan Kasus Korupsi Dana Hibah Bawaslu Sulteng Terhambat, Keterlambatan Audit BPKP Jadi Penyebab

Perusahaan itu kata Anwar Hakim diduga sudah merugikan negara sebagaimana PP 40 tahun 1996. Menurutnya PT ANA telah menguasai tanah 7.200 ha selma kurang lebih 17 tahun tanpa mengantongi hak primer.

“Sudah ada hasil judicial review MK 138 tahun 2015, dan dalam konteks ini adalah pihak pemda Morut diduga ikut terlibat memberikan ruang dan itu peluang beraktifitas selama ini,” kata Anwar.

Lanjut dia, bahwa pada tanggal 10 Desember 2021 lalu, tiba-tiba Pemda Morut menerbitkan ijin lokasi dengan dalil mengaktifkan Inlok. Berdasarkan hal tersebut  patut diduga ada praktik curang.

Dalam konteks terebut yang nota bene itu tidak perlu lagi ada oleh karena sudah bertentangan dengan norma hukum dan tidak relevan dengan asas doe process of law, terangnya.