“Nah Polri saya kira terkendala di dalam forensik lab karena sampai sekarang belum ada hasil yang akurat terhadap forensik bagian itu. Data orang yang ada dalam video tersebut,” sambungnya lagi.
Pitra juga tak membenarkan video seks yang tengah diperiksa polisi menjadi satu-satunya bukti akurat kasus ini. Pihak Polri dapat juga menggunakan hasil BAP dari para ahli yang sudah menjalankannya.
“Tapi yang pasti berdasarkan scientific daripada para ahli yang diluar BAP itu nggak bisa dijadikan patokan. Justru yang bisa dijadikan patokan para ahli yang ada di BAP kepolisian,” ujar Pitra lagi.
Bagi Pitra, ia akan selalu mendukung kelanjutan apapun yang dilakukan Polri dalam menangani kasus ini. Ia senantiasa mengawal laporannya itu hingga tuntas.(**)






