Saluran Drainase Dikerja Asal – Asalan, Satker PJN Wilayah III Sulteng Bungkam, Begini Kata GS PT Bumi Karsa

oleh -
oleh
Ketebalan lantai kerja saluran drainase di jalan Soekarno Hatta kota Palu terlihat hanya 5 centimeter. Foto: ZF/Posrakyat.com

Sementara, pengakuan salah seorang warga setempat kepada media ini, bahawa saluran pasangan batu yang di bangun di jalan Dayodara tepat di depan rumahnya itu terlihat dinding salurannya tipis kurang dari 20 centimeter.

“Dibawahnya tipis, caranya; susun satu batu taruh lagi campuran dan seterusnya, nanti di bagian atasnya baru mereka kasi tebal. Sudah sering kami tegur tapi kata tukangnya tidak apa, sesuai perintah.” Beber salah seorang warga tak ingin disebut namanya.

Baca Juga: Praktek Culas di Proyek Jalan Trans Sulawesi

Baca Juga: Diduga Pengurangan Volume Saluran, PPK Bungkam

Menanggapi hal ini, ketua Forum Peduli Pembangunan Sulawesi Tengah (FPPD Sulteng), Eko Arianto menghimbau kepada pihak kontraktor agar bekerja benar, tidak hanya mementingkan keuntungan semata dengan mengabaikan kualitas mutu bangunan itu sendiri.

“Mengurangi volume bangunan adalah sebuah pelanggaran. Olehnya, kami menghimbau kepada pihak – pihak terkait, khususnya kontraktor pelaksana PT Bumi Karsa bekerjalah sesuai aturan main. Begitu juga konsultan pengawas agar menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Eko, Sabtu, 29 Juli 2023.

Sementara Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sulawesi Tengah (Sulteng), Dian Maulana saat di konfirmasi media ini enggan memberi tanggapan soal dugaan pelanggaran pada pembangunan saluran drainase tersebut.

Baca Juga: Berbulan – Bulan Keruk Material Timbunan, PT Akas Belum Kantongi Dokumen Penambangan

Baca Juga: ESDM Sulteng Akan Surati PT Akas Terkait Pengambilan Material Timbunan untuk Jalan Trans Sulawesi

Lantai kerja saluran drainase di jalan Soekarno Hatta kota Palu terlihat kurang dari 10 cm. Foto: ZF/Posrakyat.com

Diketahui, Rekonstruksi Jalan Lingkar Dalam Kota Palu 1 dengan nomor kontrak HK.02.01/KONT-REKONT-PALU 1/Bb 14.7.8/781, berkontrak sejak 26 September 2022.

Proyek tahun anggaran 2022 – 2024 itu bersumber dari Loan JICA Ip – 580, dengan nilai kontrak sebesar Rp. 199.115.312.200, dalam waktu pelaksanaan 600 (enam ratus) hari kalender.***

ZF