Ia berharap, kasus ini harus terus di dorong, pasalnya kata dia, tampak tidak ada niat serius dari aparat sendiri untuk melakukan penindakan.
Sementara, Kapolres Buol, AKBP Handry Wira Suriyana yang dikonfirmasi Tim Media Sulteng via kontak WatsApp meminta pihak Polsek meninjau lokasi itu.
“Ok bang kalau gitu, besok Polsek cek. Secepatnya ya bang karena kita lagi konsen masalah di PT HIP,” terang Kapolres Buol.
Meskipun pihak Polres sedang fokus soal PT HIP lanjut dia, namun mereka akan meninjau lokasi PETI tersebut.
“Ini juga ada perkuatan Brimob untuk bantu kita selesaikan masalah di PT HIP,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buol, AKBP Handry Wira Suriyana yang dikonfirmasi Tim Media Sulteng menyampaikan excavator di PETI Sungai Bodi Kabupaten Buol sudah turun.
Ia pun membenarkan alat berat yang turun itu beroperasi di Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sungai Bodi Desa Bodi, Kecamatan Palele, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Kapolres juga sudah mendengar kabar bahwa alat yang beroperasi di Sungai Bodi sudah turun pasca pemberitaan di media online.***






