Satu Rumah Tertimpa Tanah Longsor, BNPB: Waspada dan Siaga Potensi Bahaya

Redaksi
Satu rumah tertimbun longsor di Lampung Selatan. (Istimewa)
A-AA+A++

PosRakyat – Sebuah rumah warga di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung tertimpa material longsor. Beruntungnya, tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.

“Tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa itu,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dikutip dari InfoPublik, Jumat, 10 Maret 2023.

Menurutnya, banjir dan longsor terjadi setelah hujan lebat dan sembilan rumah lain terancam longsor. Meski demikian, tidak ada warga yang mengungsi akibat kejadian ini.

Wilayah terdampak banjir dan longsor berada di beberapa desa, termasuk Desa Rangai Tri Tunggal, Tarahan, Tanjung Ratu, Baru Ranji, dan Bandaragung.

Ada 252 KK warga Lampung Selatan yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor ujarnya. Selain rumah terdampak, 1 unit jembatan putus dan satu jembatan kayu hanyut akibat banjir.

Sementara, Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Lampung Selatan sudah turun ke lokasi untuk mengevakuasi dan mendata kerusakan. Petugas berkoordinasi dengan aparat pemerintah di kecamatan dan desa dalam menangani dan mendata dampak bencana.

BNPB mengimbau agar pemerintah daerah dan warga tetap waspada dan siaga menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir dan tanah longsor.

Warga yang tinggal di sekitar lereng atau tebing dapat melakukan evakuasi dini apabila hujan lebat berdurasi lama di wilayahnya dan mengidentifikasi jalur evakuasi aman saat terjadi banjir.

Peringatan dini cuaca pada Jumat (10/3/2023) meminta waspada hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir di wilayah Provinsi Lampung, termasuk Lampung Selatan, pada siang hingga sore hari. Hujan lebat masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut pada Sabtu (11/3/2023) dini hari.***

Sumber: InfoPublik