Diduga Keras Oknum BPD Tumotok Difitnah Soal Kasus Pelecehan Seksual

oleh -
Firda Husain

Touna, PosRakyat.com – Oknum Anggota BPD desa Tumotok inisial DL Angkat bicara soal tuduhan kasus pelecehan seksual yang melibatkan namanya.

Seperti yang dilaporkan oleh perempuan inisil MG warga desa Tumotok,kecamatan Talatako, kabupaten Tojo Una-Una, Sulteng terkait dugaan Asusila.

Adanya keterangan MG kemasyarakat, maupun berkembangnya informasi melalui media online, maupun medsos, membuat DL merasa dirinya dilecehkan oleh MG.

Olehnya itu Pihak DL didampingi penasehat hukum Aldi saputra S. Dg. Paggesa, S.H. M.H bersama Moh. Firda M.B husain, S.H mengelar konfrensi Pers pada Sabtu (28/03/2020) bertempat di kantor Pagata Partners, kelurahan Dondo Barat.

Dalam gelar konferensi pers kuasa hukum DL, Firda Husain mengatakan, soal kasus yang menimpa klien-nya itu merupakan fitnah.

“Itu fitnah, itu merupakan perbuatan pencemaran nama baik terhadap DL,” ucap Firda Husain.

Menurut Firda Husain, kronologis kejadian itu berawal sejak tanggal (14/03/2020) sekitar 11:30 sebelumnya pihaknya telah memasukan laporan aduan di Polres Touna terhadap perempuan MG ,terkait menyebarluaskan Fitnah dan pencemaran nama baik terhadap DL.

Ironisnya pada tanggal yang sama sekitar Pukul 2: 45 Sore, pihak MG didampingi LSM sekolah perempuan Sivia Patuju, melaporkan DL atas laporan asusila, pelecehan seksual yang katanya dilakukan DL terhadap dirinya.

Firda menambahkan, kronologis kejadian berawal dari inisial DL mendatangi rumah MG dengan tujuan ingin bertemu dengan wanita bernama Alex, dimana hubungan Alex bersama DL hanyalah rekan kerja.

“Alex merupakan tukang cat yang bekerja pada DL, dan tinggal di rumahnya MG, Pada pukul 10: 15 pagi DL datangi rumah MG yang kebetulan Alex tinggal di tempat itu. adapun tujuan DL datang di tempat MG untuk meberikan upah kerja Alex.” Ungkap Firdaus.

Lanjut Firda, saat DL datang di rumah MG, pihaknya menanyakan keberadaan Alex pada MG,jawaban MG pada DL kala itu Alex sedang keluar rumah.

Dan kondisinya saat itu kata Firdaus, di rumah MG dalam keadaan ramai banyak anak – anak berkumpul dirumah itu.

Ketika pihak DL tidak mendapatkan Alex, DL menitip pesan kepada MG,bahwa jika Alex pulang temui dirinya di rumahnya.

Pesan tersebut mengunakan bahasa tubuh atau isyarat dengan memperlihatkan uang kepada MG, yang tujuanya akan diberikan kepada Alex jika dia pulang, kutip Firda dari DL.

Terpisah DL menyapaikan pada awak media adapun isyarat yang dilakukan tersebut, disebabkan MG memiliki pendengaran yang kurang baik.

“MG memiliki keterbatasan,biasanya pendegarannya kurang baik sehingga saya gunakan bahasa isyarat,”ucap DL.

Ironinya lagi kata DL berdasarkan hal itu, MG datangi pihak warga dan menceritakan ke warga, bahwa pihaknya mengajak MG untuk melakukan hubungan intim, dan menawarkan uang 400 ribu.

Dalam hal ini Firda Husain menilai keterangan MG ke masyarakat dengan tidak mempunyai bukti adalah kebohongan dan merupakan Fitnah, atas pelaporan itu kata Firda Husain DL merasa dirinya di cemarkan. Dalam kasus tersebut kedua laporan itu prosesnya semntara berjalan.

Kronologis yang diduga fitnah

Kepada sejumlah wartawan korban MG menceritakan kejadian yang menimpanya terjadi pada hari Kamis (5/03/2020) dimana DL memasuki rumahnya tampa memberikan salam.

“Dia langsung menghampiri saya dan tiga kali bertanya mertua saya, namun saya tidak menggapainya, dan menawarkan uang 400 Ribu untuk mengajak hubungan intim.” Ucap MG. (Jefry/ZF)